Hal tersebut ditegaskan Mourinho seusai mengantar Inter memetik kemenangan penting 3-1 atas tuan rumah Torino dalam pertandingan yang berlangsung Minggu (21/9/2008) malam.
"Sistem taktik tidak penting bagi saya. Yang penting adalah prinsip permainannya. Saya sadar di Italia banyak pembicaraan soal taktik, tapi saya memilih fokus ke kualitas kerja dan pendekatan yang umum dilakukan semua orang," ujar Mourinho seperti dikutip Football Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ibra memainkan tiga pertandingan yang hebat pekan ini dan saya berharap dia terus bermain sebaik ini. Adriano sangat berbakat dan menurut saya, pekerjaan yang ia lakukan untuk tim kali ini lebih penting daripada golnya ke gawang Panathinaikos," imbuh allenatore asal Portugal itu lagi.
Setelah unggul jauh 3-0, Inter terlihat sedikit mengendur. Hal tersebut cukup bisa dimanfaatkan oleh Torino dengan mencetak satu gol via upaya Elvis Abbruscato meski pada akhrinya itulah gol tunggal tim besutan Gianni De Biasi tersebut.
"Sangat sulit mendominasi selama 90 menit, terutama melawan tim terorganisir seperti Torino yang bermain tanpa rasa takut," ungkapnya. "Kami lebih kuat dan bisa mencetak gol lebih banyak, namun Torino memiliki periode di mana mereka bermain lebih baik ketimbang kami."
Mourinho memberikan kredit khusus kepada Julio Cesar. Penampilan apik kiper asal Brasil itu dalam menghalau serangan-serangan Torino dalam seperempat jam terakhir laga disanjung oleh Mourinho.
"Massimo Moratti membayar Julio Cesar untuk membuat beberapa penyelamatan hebat seperti yang ia lakukan hari ini, bukannya pergi liburan," pungkas Mourinho.
(arp/roz)











































