Laga ke-600 untuk "La Beneamata" itu digenapkan Zanetti saat melakoni lanjutan partai Seri A Italia melawan Lecce, Kamis (25/9/2008) dinihari WIB, di Stadion Giuseppe Meazza yang merupakan kandang Inter.
Beberapa menit sebelum peluit tanda pertandingan dimulai, sebuah prosesi kecil dilakukan di atas lapangan. Zanetti yang adalah kapten Inter diserahi sebuah piringan penghargaan dari wakilnya, Ivan Cordoba.
"Saya sangat bangga. Sulit menemukan pemain yang bisa bertahan di satu klub selama sekian tahun dan tak mudah menjaga posisi Anda di klub seprestisius ini," ucap Zanetti sebelum mengukir penampilan ke-600-nya seperti diwartakan Channel 4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di klub itu, nama Zanetti mulai mencuri perhatian. Sempat dilirik dua klub raksasa Argentina, River Plate dan Boca Juniors, Zanetti akhirnya menyeberang ke Italia untuk berbaju Inter tahun 1995. Situs Wikipedia menyebutnya sebagai salah satu pembelian pertama presiden Inter saat ini, Massimo Moratti.
Kendatipun Inter terbilang banyak mendatangkan pemain baru, posisi Zanetti belum tergeser. Performa dan kepemimpinannya membuat dia terus dipercaya. Kesempatan ini pun dijawabnya dengan kesetiaan dan konsistensi.
Dengan jumlah penampilan menyentuh angka 600, Zanetti masih tertinggal jauh dari Paolo Maldini yang sudah 873 kali membela AC Milan --jumlah penampilan terbanyak di Seri A. Kedua kapten penuh loyalitas itu berkesempatan bertemu dalam derby kota Milan akhir pekan ini.
(krs/krs)











































