Mourinho dikenal cukup sering mengirim tangan kanannya Steve Clarke untuk pertemuan dengan pers sewaktu masih bekerja di Chelsea. Dia pun untuk pertama kalinya dari semua pertandingan resmi yang telah dilakoni Inter di musim ini, meminta Giuseppe Baresi untuk melakukan fungsi tersebut.
Setelah pertandingan Inter versus Lecce di Giuseppe Meazza selesai, Rabu (24/9/2009) malam, MourinhoΒ memerintahkan asistennya itu untuk berbicara di depan kamera Sky Sports, lalu menunggu wartawan cetak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak bermaksud menyinggung siapapun, kami hanya berbagi tugas saja. Menjadi asisten pelatih terbaik dunia, saya pun harus mendapat pengalaman tampil di depan kamera televisi," tutur Baresi, sebelum mengaku bahwa sebenarnya ia kurang suka berbicara pada jurnalis.
Rival Mourinho malam itu, Beretta, terang-terangan menyindir Mourinho karena tidak muncul pada jumpa pers tersebut. Allenatore Lecce itu menimpali pembelaan Baresi.
"Saya memang tidak yakin sikap itu dimaksudkan untuk menyinggung orang lain. Saya tidak mau mengajari siapapun tentang apapun. Tapi mungkin dia harus menunjukkan sedikit rasa hormat kepada fans, wartawan, pelatih, dan pemain-pemain Lecce," tukasnya seperti dikutip dari AFP.
Beretta menambahkan, Mourinho harus ingat bahwa Italia tidaklah sama dengan Inggris. "Setiap negara punya kebiasaan masing-masing. Saya pun menyuruh staf pelatih untuk wawancara sepanjang pekan, tapi konpers pertandingan sedikit berbeda."
Mourinho akhir pekan ini akan memimpin timnya menghadapi AC Milan, Minggu (28/9). Inter sedang memuncaki klasemen sementara dengan nilai 10 dari empat pertandingan. Adapun Milan berada di peringkat 10 dengan enam poin.
(a2s/ian)










































