Ancaman pertama yang dirasakan Seedorf menyusul kedatangan Dinho adalah tergusurnya dia dari skuad Milan. Itu bisa dimaklumi lantaran Dinho sempat diproyeksikan sebagai trequista menemani Kaka di belakang striker tunggal dalam formasi 4-3-2-1.
Isu yang kemudian juga sempat berkembang adalah Seedorf bakal kehilangan jersey nomor 10 miliknya. Dinho dianggap bakal menggunakannya karena dia memang sangat identik dengan nomor keramat tersebut plus keterkaitannya dengan sponsor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Statistik mencatat kalau Seedorf sudah tiga kali merumput di Seri A musim ini dengan sumbangan satu gol dan dua assist. Sedangkan Dinho baru tiga kali bermain dan "cuma" satu assist yang dia donasikan.
Meski saat ini dalam posisi "unggul" namun Seedorf tak mau jumawa. Gelandang berpaspor Belanda itu malah memastikan kalau dia sama sekali tidak sedang bersaing dengan Dinho.
"Tak ada persaingan dengan Ronaldinho. Lagi pula saya bermain sebagai gelandang sementara dia jauh di depan, di posisi yang berbeda. Saat ini, dia berkompetisi dengan Kaka dan striker lainnya," ungkap Seedorf di Goal.
Performa Dinho di Milan sesungguhnya juga tak bisa dibilang buruk karena saat dimainkan masih ada sentuhan-sentuhan magis darinya. Namun seperti diakui Carletto, pesepakbola 28 tahun itu masih harus memulihkan kondisinya pasca turun di Olimpiade lalu.
(din/roz)











































