Menyetop Inter & Krisis

Liga Italia Pekan Ini

Menyetop Inter & Krisis

- Sepakbola
Kamis, 16 Okt 2008 15:48 WIB
Menyetop Inter & Krisis
Jakarta - AS Roma tengah mengalami krisis dalam perjalanannya di Seri A sejauh ini. Menghadapi Inter Milan, Giallorossi tak hanya ingin menyetop laju sang lawan, tetapi juga laju krisis.

Posisi 14 bukanlah tempat yang pantas bagi Roma. Tapi kenyataannya, dengan hasil dua kali menang, sekali seri dan tiga kali kalah, itulah posisi sementara runner-up Liga Italia musim lalu itu sekarang.

Sementara Inter kebalikannya. Di bawah asuhan pelatih flamboyan, Jose Mourinho, Nerazzurri masih cukup mulus. Tak terlalu istimewa memang, karena Javier Zanetti dkk pun sudah sekali kalah di tangan tetangganya AC Milan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, Roma memiliki peluang tepat untuk menghentikan Inter sekaligus krisis ketika keduanya bertarung di pekan ketujuh Seri A di Stadion Olimpico, Minggu (19/10/2008).

Mengalahkan Inter akan jadi batu pijakan penting bagi Roma. Bila mampu menghempaskan klub yang mengalahkan mereka melalui adu penalti di Piala Super Italia itu, kepercayaan diri skuad Luciano Spalletti akan naik dan berefek positif dalam upaya perbaikan Roma.

Namun mengatasi Inter bukanlah hal mudah. Selain karena grafik Inter cukup stabil, Roma pun mengalami masalah dengan absennya sejumlah punggawa karena cedera dan skorsing.

Kapten sekaligus nyawa Roma, Francesco Totti, masih berkutat dengan cederanya. Sebelumnya, kabar bahwa penyerang 31 tahun itu sudah meningkatkan porsi latihannya disambut dengan harapan ia akan bisa bermain melawan Inter.

Tak hanya Totti, bek Philippe Mexes juga harus absen. Pemain belakang berkebangsaan Prancis itu dikenai skorsing untuk tiga pertandingan karena mendapat kartu merah serta menghina ofisial pertandingan ketika dipecundangi Siena. Di partai yang sama, bek senior Christian Panucci juga diusir wasit sehingga tak bisa bermain.

Tumpuan harapan Roma akhir pekan nanti akan diletakkan di atas pundak Alberto Aquilani. Gelandang muda itu baru saja menjadi pahlawan Italia dengan memborong dua gol ketika Azzurri menekuk Montenegro 2-1.

Berbeda dengan Roma yang cukup compang-camping, Inter bakal tampil dengan skuad terkuatnya.

Adriano yang musim lalu terpuruk, kini telah bangkit. Ketajaman L'Imperatore terlihat ketika ia menyumbangkan satu gol bagi Brasil ketika melumat Venezuela 4-0. Adriano pun mendapat cukup rehat karena ia tak ikut bermain bagi 'Samba' melawan Kolombia.

Selain itu, Patrick Vieira yang sempat cedera sehingga tak bisa memperkuat Prancis melawan Rumania, juga sudah diizinkan kembali bermain. Kehadirannya akan menambah tangguh barisan tengah La Beneamata.

Bila ada faktor yang bisa membuat Inter rapuh adalah masih lelahnya sejumlah bintang yang baru pulang dari Amerika Latin seperti Javier Zanetti, Amantino Mancini atau Maicon. Namun perjalanan puluhan jam lintas benua juga akan jadi masalah bagi pilar Roma seperti Juan.

Selain itu, faktor tuan rumah juga akan menguntungkan Roma. Baru Napoli yang bisa mencuri satu poin dari Olimpico. Klub lain seperti Reggina dan Atalanta harus pulang dengan kekalahan.

Namun Inter jelas bukan Reggina atau Atalanta karena kelas mereka berbeda. Jadi, Roma salah-salah bukan menyetop Inter dan krisis, tapi malah makin dalam terbenam dalam krisis.

Jadwal lengkap Pekan ke-7 Seri A

(arp/ian)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads