Juventus sempat mengalami keterpurukan dalam beberapa minggu ke belakang. Terutama dimulai saat mereka dikandaskan oleh Palermo 2-1. Setelah itu, poin tiga pun seolah enggan mampir ke Turin.
Namun tren kemenangan kini tengah dijalani The Old Lady. Yang paling memancing pujian adalah keberhasilan Ranieri membawa anak asuhnya mengandaskan Real Madrid dua kali di Liga Champions. Mantan pembesut Chelsea ini pun merasa bahwa ini hasil baik ini adalah suatu proses, dan bukanlah kebetulan belaka. Seorang Idiot tidak bisa menjadi Einstein dengan instan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan Juventus atas Chievo dalam Liga Italia pekan ini tentunya akan semakin membuat pujian kembali diarahkan kepada mantan pelatih Valencia dan Chelsea itu. Pujian itu juga yang menurutnya akan menjadi penyemangat timnya, dan bukan beban.
"Saya tidak berfikir pujian akan membahayakan tim, namun sekadar vitamin penambah gairah. Tidak butuh waktu lama untuk kembali di jalur kami, sekarang kami akanmelihat bagaimana kekuatanΒ dan debut Chievo di tangan pelatih barunya," sambung dia.
Dengan Juventus yang tengah lapar kemenangan, Ranieri pun tinggal mengarahkan Alessandro Del Piero cs untuk kembali bermain baik seperti saat mengandaskan Madrid dan AS Roma.
"Kami harus menjaga rasa lapar yang ada dan perasaan tanpa beban seperti yang kami tunjukkan di Bernabeu, itu adalah misi kami. Sebenarnya Juventus dibangun untuk membuat masalah kepada setiap musuh, baik di Eropa dan untuk menang atas Madrid tanpa kebobolan adalah bukan sesuatu untuk diperkirakan," pungkasnya.
(din/din)










































