Sejak ditunjuk menjadi pelatih Inter Milan di awal musim ini, gerak-gerik Mourinho memang tak pernah lepas dari pantauan media Italia. Sikapnya yang suka blak-blakan dalam berkomentar kerap menjadi santapan empuk para jurnalis di "Negeri Pizza".
Ia pernah ramai dibicarakan ketika terang-terangan meledek petinggi Catania, Pietro Lo Monaco, yang pernah menyebutnya besar mulut. Lalu, ada juga kisah mengenai guyonannya menyoal gaji yang ditanggapi cukup serius oleh media. Untuk kasus terakhir, "Si Istimewa" langsung menyebut bahwa media Italia tak menghormati dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah kabar-kabar yang sepertinya belum akan berhenti mengampiri dirinya, Mourinho mendapat pembelaan dari Gasperini. Sebagai sesama manajer Gasperini tentu tahu seperti apa rasanya mendapat serbuan dari media.
"Saya bersimpati padanya. Terbukti tekanan media di sini berbeda dari yang ia bayangkan sebelumnya," ujar Gasperini seperti dilansir Goal. "Biar bagaimanapun, ia kini memimpin klasemen dan tidak bersikap panik."
Sebenarnya bukan kali ini saja Mourinho mendapat pembelaan. Dulu, dalam perseteruannya dengan Lo Monaco, ia juga mendapatkan dukungan dari Menteri Dalam Negeri Italia , Roberto Maroni.
Ketika itu Maroni mengatakan bahwa ucapan Lo Monaco yang ingin menyumpal mulut Mourinho sebagai sebuah ucapan yang tidak pantas dilontarkan oleh seorang petinggi klub.
(roz/a2s)











































