Dalam buku otobiografi bertajuk "I'll tell you everything" atau "Akan Kuceritakan Semuanya", kekesalan Cassano tentang sosok-sosok yang pernah melatihnya adalah salah satu hal yang paling mencuri perhatian.
"(Eugenio) Fascetti adalah satu-satunya yang tak pernah berselisih denganku, aku benci (Claudio) Gentile. Aku bilang kepada (Luciano) Spalletti 'Kamu bukan melatih orang-orang tak berguna di Udinese (tim yang ditangani Spalletti sebelumnya --red), ini bukan rumahmu, ini rumahku'," tulis Cassano di buku itu seperti dikutip Channel 4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer timnas Inggris Fabio Capello yang pernah melatih AS Roma dan terkenal dekat dengan Cassano pun kebagian jatah disemprot Cassano. Hubungan keduanya memang memburuk usai Cassano mengikuti Capello pindah ke Real Madrid.
"Dan untuk Capello, setelah dia membuatku melakukan pemanasan dengan Ronaldo sepanjang babak kedua di Tarragona, di ruang ganti aku bilang padanya 'Anda pria tak berharga, Anda sepalsu uang monopoli.' Dan untuk (mantan pelatih Roma Luigi) Del Neri, aku sama sekali tak mengerti satupun yang dikatakannya," lugas Cassano.
Selain hubungannya dengan eks-pelatih, Cassano juga mengungkap alasan retaknya hubungan dirinya dengan Francesco Totti semasa keduanya masih jadi rekan di Roma. Itu dikarenakan pembagian jatah uang yang tak adil di suatu acara.
"Semua berawal saat keduanya jadi tamu di acara televisi Maria De Filippi. Kapten Roma itu membawa pulang 80 persen upah penampilan," tulis publikasi otobiografi itu dalam lembar rilis untuk pers.
(krs/din)











































