Dengan pekerjaannya sebagai pelatih Inter, maka Mourinho pun terlibat langsung dalam sepakbola 'Negeri Pizza'. Dan sebagaimana cukup dikenal demikian, bal-balan di Italia kerap "gaduh" oleh urusan wasit.
Hampir setiap pekan ada saja kritikan buat wasit, dan kasus itu bisa bertahan di permukaan cukup lama. Contoh terakhir adalah ketika kubu AC Milan menyerang wasit Stefano Farina atas hadiah penalti yang diberikan buat Torino, sehingga kemenangan di depan mata buyar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih susah jadi wasit di Italia ketimbang di Inggris," cetus Mourinho tentang topik ini kepada tuttomercatoweb.
“Di Inggris, setelah wasit meniup peluit panjang, maka pertandingan selesai. Tida ada analisis yang detil tentang setiap episode yang terjadi,” sambungnya.
"Di sini (Italia), semua hal dibedah dan ofisial pertandingan selalu di bawah tekanan."
(a2s/key)










































