Jika produktivitas gol adalah nilai penting kehebatan seorang penyerang, maka torehan 11 gol dari 14 pertandingan menjadi bukti bagi Milito. Ia saat ini bertengger di puncak daftar top skorer sementara alias Capocanoniere.
Pemain internasional Argentina itu mengungguli sederet bintang tenar yang sudah kenyang bermain di Seri A, termasuk Alberto Gilardino (Fiorentina) yang mengoleksi sembilan gol dan striker gaek dari Bologna, Marco di Vaio (8 gol).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jebolan Racing Club ini kembali ke Luigi Ferraris setelah tiga musim bermain untuk klub Spanyol Real Zaragoza. Ia direkrut Il vecchio balordo menjelang penutupan bursa musim panas lalu, setelah sempat digadang-gadang bakal pindah ke Tottenham Hotspur.
Walaupun langsung nyetel dengan Genoa, dan menjadi bintang utama skuad Gan Piero Gamperini, namun Milito tidak merasa jumawa. Ia mengaku tidak terlalu memikirkan gelar top skorer. Baginya, yang terpenting adalah Genoa bisa berprestasi bagus.
Sikap itu ia tunjukkan menjelang pertemuan timnya melawan Sampdoria dalam derby Genoa akhir pekan ini.
"Saya berharap bisa mencetak paling tidak satu gol ke gawang Sampdoria. Tapi hal terpenting aalah kami bisa memenangi pertandingan ini," ujarnya seperti dilansir Channel4, Rabu (3/12/2008).
Jika Milito akan menjadi ancaman serius buat Il Samp, sebaliknya Genoa harus mewaspadai penyerang klub rivalnya itu, Antonio Cassano. Akan tetapi, sekali lagi Milito meletakkan tim di atas individu.
"Cassano pemain bagus dan saya pernah bertanding melawan di Spanyol, waktu dia di Real Madrid. Tapi pertandingan akan ditentukan oleh tim secara keseluruhan, bukan orang per orang," cetus Milito.
(a2s/krs)











































