Tahun lalu, ketika Milan mengunjungi Olimpico Turin, Ancelotti membuat sebuah bahasa tubuh yang menandakan kemarahannya ke arah salah satu tribun Juventini. Saat itu, Ancelotti mengaku dihina oleh fans klub yang pernah diasuhnya tersebut.
"Saya akan marah lagi kalau hinaan itu beterbangan. Tak terhindarkan, saya akan menumpahkannya karena tak ada seorangpun yang suka dicerca," ujar Ancelotti dikutip Football Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 11 juta fans Bianconeri di Italia dan saya menikmati banyak momen hebat bersama mereka. Saya pikir tak semua fans Juve memusuhi saya," ungkapnya. "Hanya sebagian dari mereka yang menganggap saya musuh nomor satu karena saya bermain bagi rival mereka, Milan dan AS Roma."
Mengenai balasan untuk fans lawan yang menghina, Carlo Mazzone pernah melakukannya. Kala Brescia, tim asuhannya, menahan Atalanta 3-3, ia berlari sepanjang garis tepi lapangan karena ia terus dihina oleh para fans Atalanta.
"Mungkin saya akan bereaksi dengan gerakan tubuh atau sesuatu yang lain. Saya bisa saja melakukan apa yang dilakukan Carlo Mazzone di kandang Atalanta," pungkas Ancelotti.
(arp/arp)











































