Debut Dinho bersama Milan berakhir dengan kekalahan. Bintang Brasil itu tak kuasa bikin gol saat timnya ditekuk Bologna di laga Seri A.
Meski begitu, jika ukurannya gol maka Dinho sudah jauh lebih mengesankan. Soccernet mencatat kalau dalam 10 partai terakhirnya membela Milan di seluruh kompetisi, dia telah mengemas delapan gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembelian terburuk di musim panas? Well, ada pembelian semacam Ronaldinho," ucap aktor utama skandal Calciopoli itu kepada 7itv.tv yang dikutip Channel 4.
Penilaian mantan petinggi Juventus itu bukan didasarkan pada banderol harga 18,5 juta euro (Rp 269 miliar) yang mesti digelontorkan Milan untuk merekrutnya, tapi lebih kepada gaya bermain.
"Itu bukan karena dia tak layak dibeli senilai itu, tapi karena dia bermain di tempo menengah, meski tahu harus diapakan bola saat ada di kakinya. Namun, keadaan berbeda di Italia dan ketika tempo meninggi Ronaldinho begitu-begitu saja. Dia hanya melihat permainan dan mungkin melakukan sesuatu dengan tendangan bebas," kritik Moggi.
"Saya pikir Dinho merasa kesulitan ketika dia bermain dengan Kaka di depan. Saya pikir Rossoneri membuat kesalahan sudah memboyong dia. Mereka seharusnya beli bek," tandas Moggi.
Penilaian nyaris serupa pernah dilancarkan Arrigo Sacchi, mantan pembesut Milan. Saat ini, Milan juga dikabarkan tengah memburu sejumlah bek untuk coba didatangkan pada bursa transfer musim dingin. (krs/key)











































