Ranieri tak teramat kecewa karena Juve hanya bertekuk lutut dalam sebuah laga friendly kontra Monaco. Pada laga pertamanya di tahun 2009 itu 'Bianconeri' kalah dalam adu penalti usai bermain 1-1.
Gawang Juve yang dikawal Gigi Buffon --sebelum digantikan Alex Manninger di babak kedua-- dibobol Serge Gakpe dari titik putih pada menit 34. Namun, gol Vincenzo Iaquinta di menit 90 memaksa pertandingan memasuki babak penalti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kekhawatiran saya hanyalah untuk memastikan semuanya dalam kondisi bagus dan tak main buruk," ucap Ranieri seperti diwartakan Channel 4.
Ranieri menegaskan kalau yang jadi fokus utama dari laga itu adalah agar para pemainnya dapat mempersiapkan diri untuk berkompetisi lagi usai jeda musim dingin.
"Saya menaruh perhatian utama ke para pemain yang baru balik dari cedera. Christian Poulsen, Cristiano Zanetti dan Hasan Salihamidzic tampil bagus meski mereka belum ada di level yang sama seperti yang lain."
"Secara umum saya pikir ini adalah ujian tepat buat kami menjelang partai lawan Siena Minggu nanti. Tim Tuscan itu bermain bagus dan mereka akan menyulitkan kami," ucap dia.
Tentu saat menghadapi Siena nanti, Ranieri cuma mau tiga angka guna bisa terus memepet Inter Milan yang ada di puncak klasemen.
(krs/din)










































