Di paruh pertama musim lalu Juve harus melihat banyak punggawa kuncinya bertumbangan akibat cedera. Gianluigi Buffon, Christian Poulsen, Cristiano Zanetti, David Trezeguet, dan Hasan Salihamidzic, bergiliran masuk ruang perawatan.
Meski dengan kekuatan tak utuh, Juventus bisa finish di posisi kedua dengan poin 36, tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen sementara Seri A, Inter Milan. Kini, para pilar Juve sudah mulai sembuh. Juventus pun mantap menatap paruh kedua musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain bersaing di Seri A, Juve juga terjun di Liga Champions. Di babak 16 besar, lawan berat menanti I Bianconeri, yaitu Chelsea. Bagi Leggrotaglie, laga melawan Chelsea akan menjadi tantangan tersendiri, karena ia akan berduel dengan striker Didier Drogba.
"Saya masih belum tahu bagaimana menghentikan Drogba. Mengawal Drogba merupakan tantangan besar," tutur eks bek Chievo ini tengan striker internasional Pantai Gading itu.
Laga melawan Chelsea masih berlangsung bulan depan. Kini Juve harus konsentrasi ke kompetisi domestik. Siena menjadi lawan pertama Juventus di pembuka tahun ini, Minggu (11/1/2009). Kemenangan menjadi wajib guna menjaga persaingan di jalur juara.
Mampukah "Si Zebra" membuktikan kecantikannya? Yang jelas, dalam laga comeback para punggawa, skuad Claudio Ranieri justru kalah. Dalam laga persahabatan melawan Monaco Rabu (7/1/2009) silam, Juve kalah adu penalti dengan skor 5-4. (a2s/krs)











































