Cerita terakhir dari rumor soal kepindahan pemain berusia 26 tahun itu ke City terjadi usai laga melawan Fiorentina. Kala itu Kaka terlihat melambaikan tangan ke arah fans Milan dan memeluk rekan setimnya satu per satu, layaknya sebuah salam perpisahan.
Namun, David Beckham membantah bahwa itu merupakan salam perpisahan. Becks menyebut bahwa gestur Kaka itu hanyalah luapan kegembiraan karena Fiorentina melakukan perlawanan yang berat sebelum bisa ditaklukkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun demikian, bukan berarti kabar kepindahan Kaka mereda. Apalagi City siap menggelontorkan dana selangit, sebesar 100 juta poundsterling (sekitar Rp 1,6 triliun), yang dikabarkan membuat Milan juga agak tergoda untuk menerimanya.
"Klub ini memiliki utang dan klub yang bagus tahu bagaimana caranya bertahan dengan tangan mereka sendiri, tanpa menerima bantuan dari pemiliknya," ujar Vice President Milan, Adriano Galliani, seperti dilansir Sportinglife.
"Namun, masa depan Kaka masih belum ditentukan. Kami masih harus mengevaluasi ulang, berpikir keras, dan membuat keputusan," lanjutnya.
Jika pada akhirnya Kaka hengkang, kira-kira siapa yang akan menjadi penggantinya? Media-media di Eropa menyebut beberapa nama seperti Emmanuel Adebayor dan Didier Drogba. Namun, semuanya dibantah oleh Galliani.
"Tidak akan ada pengganti untuk Kaka, karena ia adalah sosok yang unik. Jika ia hengkang, kami akan tetap tak berubah. Kami tak butuh pemain-pemain kelas dua," tandasnya.
(roz/a2s)










































