Memasuki tahun 2009, Inter mengalami penurunan performa. Dalam dua laga di awal tahun yang sudah mereka lalui, melawan Cagliari dan Atalanta, La Beneamata selalu gagal meraih kemenangan.
Ketika menghadapi Cagliari, Inter hanya mampu bermain imbang 1-1. Ketika itu mereka terselematkan oleh gol Zlatan Ibrahimovic. Sementara melawan Atalanta mereka justru kalah 1-3, di mana tiga gol tersebut semuanya tercipta di 30 menit babak pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
The Special One sendiri cukup percaya diri dengan daya magisnya jika berbicara turnamen domestik. Ketika masih melatih di Liga Portugal dan Inggris, ia pernah memenangi turnamen serupa. Bersama FC Porto, ia menjuarai Piala Portugal pada musim 2002/03. Sedangkan bersama Chelsea, ia mendapatkan trofi Piala FA musim 2006/07 dan Piala Carling musim 2004/05 dan 2006/07.
"Jika semua orang menyukai pertandingan ini, maka begitu juga saya. Saya sudah memenangi turnamen domestik di Portugal dan Inggris dan sekarang saya juga ingin memenanginya di sini," ujarnya seperti dilansir Channel4.
"Saya tak mengerti mengapa Coppa Italia kurang bergaung di mata publik, tetapi saya akan melakukan segala hal yang saya bisa untuk mengubah pandangan itu."
Inter lolos ke babak perempatfinal usai mengalahkan Genoa 3-1 melalui extra time. Kala itu mereka harus bersusah payah sebelum meraih kemenangan, padahal sang lawan sudah bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.Β Β
(roz/din)











































