Pelatih kawakan yang pernah bekerja untuk 12 klub berbeda di Italia itu berkomentar demikian saat diwawancarai situs Tuttomercato pada hari Kamis (19/3/2009) kemarin, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-72.
"Mourinho tak mengerti sedikit pun tentang sepakbola Italia," cetus Mazzone. "Dia pelatih hebat, tapi dia juga harus belerja bahwa dia tak bisa terus-menerusΒ menyetir kontroversi yang tak perlu, terutama kalau menimbulkan masalah buat kolega-koleganya."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa sih gunanya bertingkat seperti itu? Apa sih yang sudah dia hasilkan? Tidak ada," tambah Mazzone. "Mourinho harus bicara lebih sedikit, sehingga kami bisa berkonsentrasi pada segala keterampilan dia sebagai seorang pelatih"
Orang sebelum Mazzone yangΒ menyindir Mourinho adalah eks pelatih Inter, Luigi Simoni. Ia menganggap pria Portugal itu kurang berpenghormatan, dan ia merasa senang kalau Mourinho kelak meninggalkan Italia.
Pelatih senior lain, Giovanni Trapattoni, juga memberi sedikit nasehat pada Mourinho, setelah ia diberi kartu ucapan selamat ulang tahun ke-70 oleh mantan pembesut FC Porto dan Chelsea itu pada 17 Maret lalu.
Dikatakan Mr. Trap, Mourinho sesungguhnya sosok yang cerdas dan populer. Hanya saja ia berharap Mourinho menghindari kebiasaan berkonflik dengan media di Italia, karena karakternya tak sama dengan pers Inggris.
"Saya bilang pada dia, di Italia ada banyak orang berkompeten, dan dia harus menunggangi macan dengan penilaian yang baik. Kalau tidak, itu bisa berbahaya," demikian Trapattoni. (a2s/din)











































