Hubungan Trezeguet dan Ranieri kembali merenggang menyusul protes sang striker atak keputusan si pelatih yang menariknya keluar saat Juventus menghadapi Chelsea di Liga Champions. Mengajukan keberatan adalah hal yang wajar, namun karena Trezeguet melakukannya pada Suratkabar L'Equipe, Ranieri pun dibuat jengkel karenanya.
Midweek kemarin saat keduanya kembali bertemu dalam sesi latihan, Trezeguet mengaku sama sekali belum berbicara dengan bosnya itu. Kondisi yang tentunya sangat merugikan Juve mengingat akhir pekan ini mereka akan menghadapi laga sengit saat bertandang ke AS Roma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalahnyan sudah terpecahkan," ungkap Presiden Juvebtus, Giovanni Cobolli Gigli. "Kami ingin mengambil keuntungan dari semua kesempatan yang kami miliki, jadi saya harap Trezeguet bisa berlatih dengan baik dan akan bermain saat Ranieri memilihnya. Kami hanya punya satu hal untuk dilakukan, fokus pada kemenangan," lanjut dia sebagaimana diberitakan Canadianpress, Jumat (20/3/2009).
Dengan 10 laga tersisa, Juventus masih berusaha mengejar Inter Milan yang saat ini unggul tujuh poin di puncak klasemen. Karena itulah Cobolli Gigli menyebut lawatan ke "Kandang Serigala" menjadi laga yang sangat penting.
Keberadaan Trezeguet setidaknya bisa memberikan opsi tambahan buat Ranieri di lini depan. Soalnya akhir pekan lalu trio Sebastian Giovinco, Vincenzo Iaquinta dan Alessandro Del Piero terbukti mampu memberikan hasil sangat memuaskan usai menghempaskan Bologna dengan skor 4-1.
(din/key)











































