Sudah lima kali Ibrahimovic berhasil mencetak sepasang gol dalam pertandingan Seri A musim ini. Salah satunya dia buat ketika Inter menundukkan Reggina 3-0.
Dua biji gol tersebut juga menggenapkan koleksi Ibrahimovic menjadi 19, setara dengan Marco Di Vaio, untuk duduk sebagai topskorer sementara Seri A. Dari jumlah itu sendiri, Channel 4 mencatat Ibrahimovic bikin satu penalti sedangkan Di Vaio empat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada musim pertamanya di Italia, Ibrahimovic yang kala itu membela Juventus mampu 16 kali menjebol gawang lawan, sebagaimana dicatat data Soccernet. Raihan itu berkurang menjadi hanya tujuh di musim kedua, masih bersama Juve.
Hijrah ke Inter, musim pertama Ibrahimovic pada 2006/07 ditutup dengan 15 gol dan kemudian naik menjadi 17 gol pada musim keduanya. Alhasil, 19 gol yang sementara ini dia buat sudah jadi rekor baru untuk dirinya.
Bisa jadi sosok Mourinho-lah yang berperan besar dalam puncak produktivitas Ibrahimovic yang dicapai saat ini, mengingat torehan gol tersebut lahir kala sang pelatih asal Portugal membesut Inter. Sudah bukan rahasia kalau sang pemain memang sangat menyukai pelatihnya sehingga tak jarang menghujani puja-puji.
"Aku tak tahu apakah kemajuannya itu berkat aku. Aku pikir seorang pelatih selalu bertanggung jawab, apakah seorang pemain jadi lebih baik atau lebih buruk," jawab Mourinho diplomatis di situs Inter.
Akan tetapi, seiring dengan produktivitas yang kian menanjak tersebut, muncul kabar kurang enak. Sang pemain konon ingin pindah ke klub yang punya kans lebih baik di Liga Champions. Hal ini muncul usai komentarnya yang mengambang.
Pernyataan itu juga telah direspon oleh Mourinho yang sepertinya takkan menahan jika si pemain benar-benar ingin pergi. Tapi melihat pundi-pundi gol Ibrahimovic yang niscaya terus bertambah, entah apakah Inter sungguh rela melepasnya.
(krs/a2s)











































