Adriano semestinya terbang ke Milan pada hari Kamis lalu setelah Brasil bertanding melawan Peru di pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010, di mana ia dibangkucadangkan dan tidak dimainkan sama sekali.
Ada beberapa versi tentang penyebab Adriano melakukan tindakan yang tidak profesional ini, karena ia tidak memberitahukan keterlambatannya pada pihak klub. Versi-versi itu antara lain masalah keluarga atau dasar kebiasaannya yang gemar dugem dan membolos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan masalah keluarga," kata sang agen yang tertuang di situs stasiun televisi Globo, www.globoesporte.com. "Ini sangat personal, yang bisa terjadi pada siapa saja. Karena ini hal yang amat privasi, saya tak bisa mengatakannya."
Rinaldi juga mengatakan bahwa Adriano masih tinggal di sebuah kota kecil bernama Villa Cruzeiro, di mana ia masih dikunjungi teman-temannya yang ingin memberinya dukungan.
"Saya tak punya hak untuk meminta Adriano supaya tidak pergi ke Vila Cruzeiro karena di sanalah keluarganya tinggal, tempat dia dibesarkan," ujarnya seperti dikutip detiksport dari Reuters.
"Sangatlah tinggi harga yang harus dibayar untuk menjadi orang terkenal dan pulang ke kampung halamannya," pungkas Rinaldi, yang tidak menyebutkan kapan pria 27 tahun bernama lengkap Adriano Leite Ribeiro itu akan kembali ke Italia. (a2s/arp)











































