Seri A Dimainkan, Dana Amal Dikumpulkan

Seri A Dimainkan, Dana Amal Dikumpulkan

- Sepakbola
Sabtu, 11 Apr 2009 10:13 WIB
Seri A Dimainkan, Dana Amal Dikumpulkan
Roma - Pihak Lega Calcio menjelaskan kenapa pertandingan Seri A akhir pekan ini tetap digelar, meskipun Italia masih berkabung atas musibah gempa bumi. Salah satunya, dana amal akan dikumpulkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, banyak kalangan termasuk pemain yang menghimbau pertandingan ditunda, sebagai bentuk penghormatan atas tewasnya hampir 300 orang akibat gempa yang mengguncang Italia kawasan tengah pada Senin lalu. Selain itu, puluhan ribu orang juga hancur tempat tinggalnya.

Jika jadwal Seri B pekan ke-35 yang semestinya dilakukan hari Jumat (10/4/2009) malam sudah ditunda, tidak demikian dengan giornata 31 Seri A. Sembilan partai tetap akan dimainkan hari Sabtu malam, sedangkan satu lagi keesokan harinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepakbola Italia melalui Seri B telah berhenti untuk hari berkabung nasional," tutur presiden Lega Calcio, Antonio Mataresse, seperti dilansir dari Channel4.

"Sepakbola (Seri A) akan dimainkan pada hari Sabtu. Tapi yang penting adalah kita tidak tinggal diam atas isu ini. Sudah ada pembicaraan di antara presiden-presiden klub karena semua ingin memberi bantuan nyata dalam periode yang tragis ini."

Beberapa klub telah mengumumkan bahwa mereka akan mendonasikan hasil penjualan tiket pertandingan kandangnya untuk para korban gempa. Oleh karena itu, Lega Calcio kemudian memfasilitasi pengumpulan dana dari semua klub dan para pemain.

"Di hari Kamis mendatang kami punya agenda pertemuan. Kita akan melihat kebutuhan apa yang paling urgen, sehingga kami bisa memutuskan ke mana dana amal pertama ini akan dikirimkan. Mungkin dalam jangka panjang kami akan bekerja untuk membangun lahan-lahan sepakbola untuk anak-anak, sekolah, atau rumah sakit," tandas Mataresse.

===


Foto: Seorang laki-laki mencium peti mati anaknya, dengan sebuah mainan di atasnya, dalam acara pemakaman massal korban gempa bumi di kota L'Aquila, Italia, Jumat (10/4/2009). (Reuters)
(a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads