Pendukung Rasis, Juve Dihukum

Pendukung Rasis, Juve Dihukum

- Sepakbola
Selasa, 21 Apr 2009 03:45 WIB
Pendukung Rasis, Juve Dihukum
Turin - Aksi rasisme yang dilakukan oleh pendukung Juventus dalam laga melawan Inter Milan berbuah buruk untuk Bianconeri sendiri. Mereka diharuskan bermain tanpa penonton sebanyak satu laga.

Dalam laga yang berkesudahan 1-1 itu, yang menjadi sasaran rasisme para Juventini adalah Mario Balotelli. Pada pertandingan tersebut, Balotelli menjadi pencetak gol bagi kubu Inter.

Super Mario, julukan Balotelli, memang sempat terlibat konfrontasi di lapangan. Ia terlibat dalam aksi yang berbuntut dikeluarkannya gelandang Juve asal Portugal, Tiago. Dalam aksi itu Tiago menendang Balotelli dan Sulley Muntari sehingga wasit menghadiahi kartu merah untuknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendukung Juve dilarang memberikan dukungan kepada tim kesayangannya saat Lecce melawat ke Turin pada 3 April 2009. Pihak klub sendiri telah bereaksi cepat dengan mengutuk keras aksi tersebut melalui pernyataan Presiden Klub Giovanni Cobolli Gigli.

”Atas nama klub Juventus dan sejumlah besar fans, saya mengutuk aksi rasis yang ditujukan kepada pemain Inter, Mario Balotelli,” tuturnya kepada AFP.

Namun hakim olahraga Italia, Gianpaolo Tosel, mengatakan bahwa klub seharusnya melakukan upaya lebih untuk mencegah terjadinya aksi rasisme.

”Tidak ada protes dari fans yang berusaha memisahkan diri dari tindakan rasisme itu atau sikap intervensi dari pihak klub," tukasnya.

(roz/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads