Juventini Cela Sikap Balotelli, Bukan Rasis

Juventini Cela Sikap Balotelli, Bukan Rasis

- Sepakbola
Rabu, 22 Apr 2009 03:44 WIB
Juventini Cela Sikap Balotelli, Bukan Rasis
Turin - Fans Juventus membuat pembelaan atas vonis berlaku rasis terhadap pemain Inter Milan, Mario Balotteli. Mereka memang mencela Balotelli, tapi karena sikapnya, bukan warna kulit gelapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Juve dihukum melakoni satu partai kandang tanpa penonton, gara-gara fansnya dianggap melakukan rasisme terhadap Balotelli, saat kedua tim bertanding di Turin akhir pekan lalu.

Melalui kelompok ultras yang berpengaruh, Drughi, dinyatakan bahwa dakwaan mereka bertindak rasis tidaklah benar. Itu sebabnya mereka menolak minta maaf.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan minta kami meminta maaf pada Balotelli, karena suara-suara yang melawan dia adalah lantaran dia bersikap provokatif, dan bukan karena asal-usulnya," demikian Drughi di awal pernyataannya.

"(Patrick) Vieira dan (Sulley) Muntari berwarna kulit sama, tapi mereka bahkan tidak dicemooh," sambung mereka.

Balotelli memang menjadi kunci keberhasilan Inter menahan imbang Bianconeri di kandangnya sendiri. Keluar telat dari lorong menjelang babak kedua, dia mencetak gol balasan untuk Inter, juga memicu keluarnya kartu merah untuk gelandang Juve, Tiago.

"Balotelli terlibat dalam sejumlah aksi tidak hormat pada penonton, termasuk datang terlambat dua menit ke lapangan, setelah semua orang sudah siap."

"Kami ingatkan, di antara pemain-pemain kami ada ikon ebony, (Mohammed) Sissoko. Seorang juara yang kami merasa bangga dia memakai kostum kami. Jadi, kami tak mungkin minta maaf," demikian ultras Juventus itu, seperti dikutip dari Channel4.

Juve kabarnya berencana mengajukan banding atas hukuman yang telah dijatuhkannya itu. (a2s/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads