Seperti diberitakan oleh Channel4, setelah banding pertama Juventus hari Rabu (29/4/2009) lalu ditolak, manajemen Juventus langsung mengajukan banding lagi ke pengadilan tinggi olahraga Italia.
Upaya tersebut kali itu berhasil, walaupun masih bersifat sementara. Soalnya, High Court memutuskan untuk menunda hukuman sampai batas waktu di atas, 15 Mei. Alhasil, "Si Nyonya Tua" masih bisa ditonton oleh tifosinya saat menjamu Lecce akhir pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajemen sudah melayangkan pernyataan maaf terhadap Balotelli, tapi tifosi ultras JuventusΒ tidak. Mereka membantah bahwa cemoohan terhadap Baloteelli didasarkan pada ras. Mereka cuma kesal karena pemain Italia kelahiran Ghana itu bersikap menyebalkan, tidak sportif, dan provokatif.
(mrp/a2s)











































