Kekalahan tersebut membuat Milan sudah tak mungkin mengejar poin Inter karena dengan sisa dua pertandingan saja mereka telah terpaut tujuh angka. Itu tidak termasuk jika nanti malam Nerazzurri meraih poin saat berhadapan dengan Siena di Giuseppe Meazza.
Dengan demikian pertandingan tengah malam nanti akan lebih menjadi pesta Inter untuk merayakan suksesnya menjadi juara Italia empat musim berturut-turut, atau yang ke-17 secara keseluruhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol kedua Udinese juga terjadi karena kelengahan lini belakang Milan mengantisipasi bola sepak pojok. Cristian Zapata yang mendapatkan bola segera menuntaskannya dengan mengarahkan bola ke tiang jauh di menit ke-49.
Milan terlambat untuk bangkit. Massimo Ambrosini baru dapat mencetak gol diΒ menit-menit akhir pertandingan dan itu tidak cukup bagi Milan menunda pesta kemenangan Inter.
Susunan Pemain:
Udinese: Handanovic; Isla, Zapata, Felipe, Pasquale; Inler, D'Agostino (Obodo 84), Asamoah; Pepe (Lukovic 87), Quagliarella, Floro Flores (Sanchez 73)
Milan: Dida; Zambrotta, Senderos, Maldini, Jankulovski; Flamini (Inzaghi 46), Pirlo, Ambrosini; Seedorf (Ronaldinho 60); Kaka, Pato (Shevchenko 73) (key/a2s)











































