"Setelah jatuh cinta pada sebuah klub, sebagaimana pernah saya alami dengan Chelsea, tadinya aku pikir tidaklah mungkin untuk menciptakan hubungan serupa," tuturnya dalam jumpa pers di Milan hari Sabtu (30/5/2009).
"Tapi aku melakukannya dengan Inter. Saat ini aku bisa melihat masa lalu, tapi tanpa nostalgia. Sekalipun tanpa memperbarui kontrak, filosofi itu tidaklah berubah. Aku selalu suka klub ini."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku bisa saja membebaskan diri dari kontrakku dengan sangat mudah. Tapi, kalau aku tidak melakukannya, itu berarti aku tidak ingin melakukannya. Cerita Real Madrid sudah selesai," tukasnya.
Mourinho membawa Inter meraih gelar Scudetto untuk keempat kalinya berturut-turut. Mereka akan menutup Seri A musim ini dengan menghadapi tim yang juga berkostum hitam-biru garis-garis, Atalanta, di Giuseppe Meazza.
"Aku menyadari fans selalu mencintai Inter, sekalipun saat mereka mencibir tim terbaik di liga ini mencatat sebuah hasil seri," Mourinho melanjutkan. "Kami selalu berada di depan dan tak pernah takutΒ kehilangan titel, walaupun tak ada yang pasti dalam sepakbola."
"Dari skala 10, aku memberi nilai 7,5 sampai delapan atas capaian tim musim ini. Hal terbaik adalah memenangi Scudetto. Yang terburuk adalah kalah dari Manchester United dan tersingkir di Liga Champions, meski itu pun bukanlah sebuah tragedi. Lalu kami kembali ke Italia dan melanjutkan kemenangan."
Mourinho juga kembali memberi komentar soal masa depan dua pilarnya di musim ini, yang disebut-sebut akan hengkang. "Maicon sangat jelas, dan dia bilang akan bertahan, 200 persen," ujarnyaΒ menyebut bek kanan asal Brasil.
"Kami tak bisa mengatakan 100 persen untuk Zlatan Ibrahimovic. Tapi dia akan bertahan dan ini wajar. Dia cuma butuh break di musim panas, lalu dia akan kembali ke sini di hari pertama latihan pra-musim dan merasa senang," tukas Mourinho tentang penyerang Swedia yang menjadi top skorer timnya itu.
(a2s/mrp)











































