Bersama agennya yang bernama Jose Maria Mesalles, Eto'o mendarat di bandara Linate pada hari Senin (27/7/2009) ini. Ia melakukan tanya jawab singkat dengan para wartawan dan juru foto yang telah menantinya.
Walaupun belum resmi, tapi ia sudah memberi selamat pada calon teman-teman barunya atas keberhasilan Inter mengalahkan AC Milan 2-0 di laga ujicoba pra-musim di Amerika Serikat tadi pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moratti berhasil mengajak striker Kamerun itu ke Giuseppe Meazza dengan melepas Zlatan Ibrahimovic ke Barcelona. Tak hanya Eto'o, Inter juga mendapatkan sejumlah uang dan berhak memakai tenaga Alexander Hleb selama semusim dengan status pinjaman.
Pernyataan terpenting Eto'o di hari kedatangannya ini barangkali adalah tekadnya untuk memberi sesuatu yang sudah sangat lama tidak dimiliki Inter. Apa itu? Menjadi tim terbaik di Eropa dengan menjuarai Liga Champions.
"Saya sangat senang bisa berada di sini, di Inter. Saya datang ke sini untuk bekerja dan memenangi Liga Champions," tukas pemain berusia 28 tahun itu, seperti dikutip dari AFP.
Sepanjang keikutsertaannya di turnamen kasta tertinggi di Eropa, Inter baru dua kali menjadi juara, yakni di tahun 1964 dan 1965.
Eto'o sudah berpengalaman mengangkat trofi Liga Champions sebanyak dua kali. Di tahun 2006 ia mencetak satu gol saat Barca menang 2-1 atas Arsenal di final. Dua bulan lalu ia juga membuat satu gol untuk membantu Azulgrana unggul 2-0 atas Manchester United dalam laga puncak di Roma.
Jika lulus tes kesehatan, Eto'o akan segera menjadi pemain Inter dengan kontrak berdurasi lima tahun. Segala proses transfer ini diperkirakan rampung minggu ini, setelah Ibrahimovic juga menyelesaikan urusannya dengan pihak Nou Camp.
(a2s/arp)











































