Inter dan Barcelona telah menyelesaikan pertukaran Ibra dengan Eto'o. Keduanya diikat kontrak berdurasi lima tahun oleh klub-klub barunya.
Ibrahimovic dalam tiga musim terakhir merupakan tulang punggung di lini depan Inter.Β Pemain yang disebut-sebut memiliki skill sempurna ini memang mempunyai kemampuan di atas rata-rata penyerang pada umumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Superioritas Ibra membuat Inter selama ini dinilai terlalu bergantung pada pemain bertinggi badan 192 cm tersebut. Penukaran dirinya dengan Eto'o diyakini akan membawa dampak terhadap semakin kolektifnya permainan Inter.
Sedangkan Eto'o, meski secara teknik barangkali kalah sedikit dari Ibra, ia memiliki kelebihan dalam hal 'kengototan'. Pemain internasional Kamerun ini juga dipercaya dapat bermain padu dengan peyerang baru Inter lainnya, Diego Milito.
"Anda harus jujur, Zlatan secara individu lebih baik dari Samuel Eto'o. Paling tidak secara teknik. Namun Eto'o merupakan pemain yang bekerja lebih keras dibanding Ibrahimovic, itu akan menjadikannya lebih bagus bermain secara tim," ujar penasehat tekhnik Inter, Luis Suarez, beberapa waktu lalu.
"Dengan Eto'o, Inter akan tidak bergantung kepada pemain. Dan hal itu akan membuat Inter menjadi tim yang lebih baik secara kolektif."
"Diego Milito bukan tipe pemain yang dapat membuka ruangan, dan Zlatan juga bukan. Jadi hal ini dapat menjadi solusi yang baik bagi Inter," simpul pesepakbola legendaris Spanyol ini.
(a2s/arp)











































