Tolok ukur dari penilaian itu adalah kurang mampunya klub-klub Italia bersaing dalam kompetisi Eropa, terutama Liga Champions. Apalagi belakangan klub-klub Inggris tampil dominan, meski adalah Barcelona si wakil Spanyol yang jadi juara Liga Champions musim lalu.
"Level Seri A tidak bertambah buruk. Ada banyak pemain tangguh di sini. Saya memang menghabiskan karir sejauh ini di Spanyol tapi saya banyak bermain di tingkat internasional," nilai Eto'o di Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan bicara jika ada masalah. Saya bangga dengan warna kulit saya. Rasisme adalah masalah pendidikan, saya harapkan ini dituntaskan oleh politikus saja," lugas dia.
Disebutkan bahwa Eto'o akan mengenakan kostum bernomor sembilan di Inter. Dia juga diharapkan sudah bisa tampil melawan Lazio di ajang Piala Super Italia pada 8 Agustus nanti.
(krs/roz)










































