Hijrah ke Inter musim panas ini, Eto'o memiliki beban tersendiri untuk menggantikan peranan Zlatan Ibrahimovic yang pindah ke Barca. Dari penampilan di Piala Super Italia, Eto'o menunjukkan sekilas potensinya.
Terbilang baru saja bergabung, pemain asal Kamerun tersebut sudah cukup bisa beradaptasi sehingga mampu menyumbang satu gol. Maka meski Inter gagal menang, dia pun cukup senang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Golku bagus, tapi lebih penting lagi jika bisa menang. Namun, bikin gol selalu menumbuhkan pede. Jika kami terus bermain seperti lawan Lazio, aku berharap bikin gol lebih banyak dan saat ini saya sedang bersenang-senang dengan Inter," lanjut dia.
Eto'o turut menilai positif kerjasamanya dengan Diego Milito yang juga baru didatangkan Inter musim panas ini. Sebelum pertandingan itu, Eto'o mengaku baru sempat bahu membahu dengan Milito selama 35 menit ketika melawan Monaco. Kini dia melihat kerjasama mereka kian membaik.
"Aku harap kami bisa menjadi duet terkuat di Seri A, tapi dengan para penyerang lain juga tidak masalah seperti kita lihat melawan Lazio betapa pentingnya Mario Balotelli dan David Suazo," kata Eto'o.
Pemain berusia 28 tahun tersebut juga yakin dirinya akan terus bertambah tajam setelah kian nyetel dengan gaya La Beneamata. "Untuk bisa bikin gol lebih banyak, aku harus belajar pergerakan taktis yang baru karena ini sangat berbeda dengan caraku bermain dulu."
(krs/key)











































