Kapten timnas Italia itu "diberi" Mourinho terkait ucapannya tentang dua pemain muda Italia, Davide Santon dan Mario Balotelli, yang di awal musim ini sepertinya harus berjuang lebih keras lagi untuk mendapat peran reguler di skuad utama Inter Milan.
Dalam keterangan pers-nya di sela-sela latihan squadra Azzurri menjelang pertandingan melawan Georgia, Cannavaro menyayangkan situasi yang dihadapi dua "adik" angkatannya itu. Secara tak langsung ia menyarankan Santon dan Balotelli supaya mencari tim lain supaya bisa sering main dan terjaga peluangnya masuk timnas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cannavaro masih pemain, tapi dia bicara seolah-olah dia sudah menjadi pelatih, direktur sport, atau presiden," cetus Mourinho. "Ia melakukan sebuah kesalahan dengan omongan seperti itu, karena dia melupakan sesuatu yang tak ada hubungannya dengan Inter."
"Di Juventus, dia dan (Giorgio) Chiellini bermain di bek tengah. Kalau begitu (Nicola) Legrottaglie juga harus pindah klub di bulan Januari kalau tak mau kehilangan Piala Dunia," sambungnya.
"Dan ini berlaku juga pada (Sebastian) Giovinco, pemain muda berbakat, yang bahkan sebelum ini jarang pula dimainkan. Jadi, Anda harus mengevaluasi dengan layak tentang pilihan-pilihannya untuk masa depan."
(a2s/arp)











































