Ibra datang ke Inter musim panas tahun 2006 dari Juventus. Saat itu Inter diserahi gelar Seri A --yang pertama sejak 1988/89-- sebagai dampak dari kasus Calciopoli yang bikin gelar juara tersebut dicabut dari tangan Juve yang juga dibuang ke Seri B.
Semusim berselang, Inter baru memenangi Seri A dengan mengakhiri musim di tempat teratas klasemen. Ini menjadi yang pertama dalam rentetan tiga gelar beruntun buat 'Nerazzuri'. Dominasi itulah yang diakui Ibra lahir berkat keberadaan dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musim panas ini si penyerang Swedia mengakhiri kebersamaan dengan 'La Beneamata'. Dia memilih bergabung dengan Barcelona yang uniknya langsung dipertemukan dengan Inter di fase grup Liga Champions.
"Aku tidak tahu sambutan macam apa yang akan aku dapatkan dari fans. Aku tidak tahu dan sejujurnya aku tidak memikirkannya. Yang aku tahu bahwa fans sejati akan tahu apa yang sudah aku berikan kepada mereka," lugas dia.
(krs/din)











































