Di pertandingan pertamanya membesut Francesco Totti dkk, Ranieri sukses membawa klub ibukota Italia itu menundukkan Siena 2-1. Kemenangan yang melegakan karena Roma sudah nir kemenangan di dua laga awal.
Massimo Maccarone membuat girang Stadion Artemio Franchi dengan gol yang membawa Siena memimpin. Tapi sepasang gol dari dua bek Roma, Philippe Mexes dan John Arne Riise membuat Ranieri tersenyum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ranieri terpilih sebagai allenatore Roma kurang dari dua pekan lalu untuk mengisi kursi yang ditinggalkan oleh Luciano Spalletti yang memilih mengundurkan diri pasca dua hasil buruk Giallorossi.
Kemampuan Ranieri yang menghiasi curiculum vitae-nya dengan jejak kepelatihan di Juventus, Valencia dan Chelsea untuk mengangkat Roma sudah terbukti di pertandingan pertamanya. Konsistensi adalah pekerjaan rumah berikut buatnya.
Roma yang kekuatannya tidak bertambah akibat minimnya pembelian signifikan ternyata berhasil dipacu Ranieri bermain total hingga detik-detik akhir. Hal yang diperlihatkan dengan gol kemenangan yang lahir di menit 89.
"Meski kami memang sedikit tegang dan takut, kami menjaga kepercayaan diri kami dan tegak berdiri lagi. Ini debut yang emosional. Yang penting adalah menang," imbuh pelatih 58 tahun itu.
"Para pemain frustrasi terus menerus dikritik. Tetapi anak-anak memang harus mengubah perilakunya. Saya punya kredo taktik sendiri dan mereka harus tahu ini yang saya mau dari mereka. Saya beda dengan Spalletti," kata Ranieri tegas.
(arp/krs)











































