Musim lalu Santon menjadi buah bibir setelah menjalani debut yang gemilang di tim utama Inter Milan. Pemain hasil didikan akademi Inter ini tampil menjawab tuntas kepercayaan yang diberikan Jose Mourinho kepadanya sejak awal tahun ini.
Sebagai fullback yang bisa bermain di kedua sisi lapangan, Santon tampil apik di sejumlah laga penting Nerazzurri. Mourinho pun tak sekali dua memberikan pujian kepada pemain mudanya itu.
Namun di musim ini Santon tidak banyak mendapat kesempatan bermain. Posisi bek kiri yang biasa dipasrahkan kepadanya beralih menjadi milik Cristhian Chivu.
Tercatat Santon hanya bermain penuh selama dua laga. Namun ia menolak untuk melancarkan protes terhadap keputusan Mourinho.
Pemain kelahiran 2 Januari 1991 itu mengakui bahwa performanya di musim ini mengalami penurunan. Santon pun kini telah merasa bahwa kondisinya sudah lebih baik dibanding pada saat awal musim.
"Saya-lah yang salah, tidak ada keraguan tentang itu. Namun saat ini saya telah menghapus hal itu sepenuhnya," tuturnya di Football Italia .
"Saya menerima kritikan ini seperti saya menerima pujian sebelumnya."
Santon dimainkan penuh pada saat Inter ditekuk Samdoria 1-0 di akhir pekan lalu. Namun itu bukan berarti kepercayaan kepadanya telah tumbuh lagi karena kemungkinan besar Mourinho menyimpan tenaga pasukan intinya untuk laga Liga Champions di tengah pekan ini.
(arp/nar)











































