Namanya Sandro Ciotti Award. Diambil dari nama seorang wartawan terkenal yang meninggal tahun 2003 lalu, penghargaan ini diberikan untuk spanduk dengan isi paling menarik.
Untuk tahun ini, para juri yang menilai, termasuk di dalamnya adalah Presiden FIGC Giancarlo Abete dan Presiden CONI Gianni Petrucci, memutuskan penghargaan itu jatuh ke sebuah spanduk milik tifosi Torino.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi kedua jatuh ke tangan suporter AC Milan yang meledek presiden klubnya, Silvio Berlusconi. Spanduk itu menyindir skandal Berlusconi dengan seorang model belia bernama Noemi yang memanggil Berlusconi dengan sebutan 'Papi' dan mendapatkan banyak hadiah darinya.
Saat bursa transfer musim panas berlangsung, tifosi Milan memajang spanduk besar di San Siro dengan tulisan, "Papi, belikan aku Adebayor. Tertanda, Noemi". Kenyataannya, Emmanuel Adebayor hijrah dari Arsenal ke Manchester City.
Di ibukota, suporter AS Roma banyak yang menyatakan ketidaksenangannya dengan cara Presiden Rosella Sensi menjalankan klubnya. Penolakan Sensi terhadap tawaran untuk membeli Giallorossi ditanggapi sinis tifosi.
"Jika benar ada tawaran, jadilah Scarlett O'Hara dan terbanglah bersama angin". Rosella dalam bahasa Inggris berarti Scarlett atau merah marun. Scarlett O'Hara yang dimaksud adalah aktris di film legendaris Gone with the Wind.
Jose Mourinho yang banyak memancing kontroversi juga tak luput mendapat cibiran di spanduk. Sebuah spanduk bertuliskan "Mourinho belajar bahasa Italia cuma agar bisa berkata hal-hal sampah" mendapat award di posisi empat.
Salah satu tulisan spanduk yang masuk 10 besar adalah spanduk yang mencela Antonio Cassano, bintang Sampdoria yang dalam sebuah buku biografi mengaku telah meniduri 700 orang perempuan.
"700 perempuan untuk Cassano. Tapi otaknya masih perjaka dan belum pernah tersentuh". Demikian isinya seperti dikabarkan Football Italia.
(arp/key)










































