Sebelumnya perwakilan dari komite olimpiade Italia (CONI) selalu penuntut tidak bisa membuktikan bahwa kandungan cortisone, zat yang membuat Canna gagal tes, digunakan untuk keperluan doping.
Canna sendiri menggunakan zat tersebut sebagai obat dari sengatan lebah yang menyengatnya beberapa saat yang lalu. Pihak tim medis Juve pun sebelumnya langsung bereaksi dengan melakukan pembelaan terhadap pemain berusia 32 tahun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepastian ini tentunya menjadi kabar gembira bagi Canna. Sebelumnya sang pemain telah mengatakan cukup lega dapat terbebas dari tudingan doping sehingga dapat fokus dalam bermain.
(krs/krs)











































