Roda nasib Cassano mulai berputar. Di waktu lalu, ia menjadi pujaan tifosi Sampdoria. Kini hari-harinya di Luigi Ferraris menjadi terasa berat.
Pemain berusia 27 tahun itu tengah dalam sorotan, menyusul kegagalan Sampdoria meraih poin penuh dalam dua laga Seri A terakhir mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam dua pertandingan tersebut Cassano dinilai tidak menunjukkan penampilan terbaik. Alhasil tifosi Il Samp pun mencibirnya.
Dua hasil terakhir memang tak memuaskan. Tapi itu belum melempar Sampdoria dari posisi tiga besar klasemen sementara. Dari kondisi tersebut Cassano berharap suporter untuk berpikir ulang atas sikap yang mereka tunjukkan.
"Kami berbagi tempat kedua dengan Juventus, sementara Inter Milan terus melaju," tukasnya seperti dilansir dari Football-Italia.
Meski begitu, bila suporter tak mengubah sikapnya, maka Cassano pun bersiap untuk meninggalkan Sampdoria. "Saya mendengar cibiran itu. Jika saya memang sudah tak diinginkan lagi, maka saya bersedia pergi. Saya tidak masalah untuk melakukan itu."
"Saya tegaskan, saya pernah melakukan hal yang sama ketika di AS Roma dan Real Madrid. Jadi, hal serupa juga bisa terjadi di sini," lanjut pemain bernomor punggung 99 itu.
Cassano bisa jadi tak main-main dengan ucapannya. Ia bahkan meminta tifosi Sampdoria untuk bersiap-siap melupakan masa-masa indah yang telah terjalin sejak tahun 2007.
"Mungkin mereka terlalu sering menikmati coklat yang manis. Kini mereka harus siap menggigit sesuatu yang pahit," tutup pemain berkebangsaan Italia itu.
Cassano merupakan pemain yang relatif jarang memberikan keterangan kepada media. Bila hal ini sekarang ia lakukan, berarti memang hal yang serius tengah terjadi.
(nar/krs)











































