Hampir keseluruhan karir Crespo sebagai pemain sepakbola dihabiskan di tim elit. Setelah meninggalkan River Plate di tahun 1996, dia menyeberang ke Italia untuk bergabung dengan Parma dan Lazio yang saat itu cukup diperhitungkan di Seri A.
Tampil apik selama dua musim bersama 'Biru Langit' Crespo lantas bergabung dengan Inter Milan di tahun 2002. Satu tahun kemudian dia ditransfer ke Chelsea yang sedang berusaha untuk mendatangkan bintang-bintang top dari berbagai penjuru Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Crespo yang tidak mendapatkan tanda-tanda perpanjangan kontrak dari Inter, langsung bergerak cepat untuk bergabung dengan Genoa di musim panas lalu. Di tim itu dia menggantikan tempat kompatriotnya, Diego Milito yang menyeberang ke La Beneamata.
Meski setelah sekian lama membela tim besar, Crespo rupanya tidak menemui kendala kala bermain untuk Genoa yang notabene meruapkan medioker. Bahkan penyerang berusia 34 tahun itu menemukan kesenangan lain yang tidak dapat di klub-klubnya sebelumnya.
"Saya melakukan hal yang cukup bagus di sini, saya hidup dengan emosi," tukasnya di Tuttomercatoweb.
"Di sini setiap kemenangan dirayakan seperti menjadi juara. Sepakbola di sini memberi saya kebahagiaan yang luar biasa," sambungnya.
Crespo memang tampil cukup apik di Genoa sejauh ini. Tampil sebanyak delapan kali, di mana empat di antaranya dijalani sebagai pemain pengganti dia telah menyarangkan empat gol di Seri A.
Dan dua di antara golnya tersebut dilesakkan ke gawang Siena saat Genoa meraih tiga angka hasil kemenangan dengan skor 4-2 di akhir pekan lalu.
(arp/nar)











































