Spalletti resmi menjadi pelatih baru klub Rusia tersebut dua hari lalu, yang membuatnya kembali bekerja. Ia mundur sebagai arsitek AS Roma beberapa pekan setelah musim bergulir, karena terlibat konflik interen dengan pengurus dan
"Sebenarnya adalah saya tidak pernah ingin berhenti bekerja, tetapi ada di saat tertentu di mana Anda harus mengakhiri apa yang Anda tidak inginkan," ujar pelatih berusia 50 tahun ini dalam wawancaranya dengan alphaomeggart, yang dilansir Football Italia.
"Ini adalah pekerjaan saya dan kehidupan saya. Jadi saya menyelami kembali dengan rasa lapar yang besar. Dan kenapa Zenit? Karena mereka menunjukkan minat yang luar biasa sehingga saya pun tertarik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasca mundur sebagai pelatih Roma, Spalletti diisukan masuk daftar incaran AC Milan dan Juventus kalau-kalau mereka memecat Leonardo dan Ciro Ferrara, karena waktu itu kondisi dua klub tersebut sedang tak bagus. Akan tetapi pelatih terbaik Serie-A 2006 ini memilih Zenit juga karena ingin berkarir di luar negeri dan membawakan aroma Italia ke sepakbola negara lain.
(a2s/a2s)










































