Ferrara Aman, Secco Rawan

Ferrara Aman, Secco Rawan

- Sepakbola
Senin, 14 Des 2009 16:50 WIB
Ferrara Aman, Secco Rawan
Turin - Ciro Ferrara boleh jadi figur yang paling mudah ditembak terkait performa Juventus yang belum mentereng di musim ini. Akan tetapi, rumor terakhir yang berkembang menunjuk Alessio Secco yang dalam bahaya.

Juve sedang dalam sorotan karena gagal lolos ke babak knockout Liga Champions dan permainannya di Seri A belum konsisten. Contohnya, mereka bisa menang atas Inter Milan tapi malah keok dari Bari akhir pekan lalu. Dari 16 pertandingan, "Si Nyonya Tua" ada di posisi ketiga, terpaut enam angka dari pemuncak klasemen sementara, Inter.

Kondisi ini membuat Ferrara mulai dispekulasikan nasibnya sebagai allenatore. Namun, sejauh ini pihak manajemen selalu mengeluarkan pernyataan bernada dukungan buat mantan pemainnya itu, yang baru di akhir musim lalu memulai karirnya sebagai pelatih (kepala).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika Ferrara masih aman, yang malah gamang justru Secco, sang direktur sport. Ia dinilai gagal dalam kebijakan transfernya, baik penjualan maupun pembelian. Diego dan Felipe Melo, misalnya. Kedua pemain baru yang diboyong ke Turin seharga hampir 50 juta poundsterling itu sejauh ini belum memberi kontribusi besar pada tim. Sebaliknya, beberapa pemain yang tak terpakai di musim lalu pun tak bisa dijual Secco, terutama Christian Poulsen dan Tiago Mendes.

Kabarnya pula, sosok pria 39 tahun itu kurang disukai di dressing room maupun di kalangan sebagian suporter. Semenjak kehilangan Luciano Moggi yang diskorsing seumur hidup karena skandal Calciopoli, Juve dinilai belum menemukan direktur yang mumpuni. Ukurannya adalah mereka tidak banyak memunculkan bintang baru dari sistem perekrutan.

Isu kursi Secco mulai goyah muncul tak lama setelah cucu pemilik legendaris Juventus, Gianni Agnelli, Lapo Elkann, meluncurkan kritikan terbuka kepada "Si Zebra".

"Untuk fans seperti saya, dua laga terakhir Juve sangat mengerikan. Kakek saya pasti senang dengan Juve yang mengalahkan Inter, tapi tidak sewaktu melawan Bayern Munich maupun Bari. Dua pertandingan itu tidak pantas buat Juventus," ulasnya, seperti dilansir Football Italia.
(a2s/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads