Totti Yakin Bisa Kejar Milan
Selasa, 06 Apr 2004 16:05 WIB
Jakarta - Persaingan untuk memperebutkan Scudetto makin memanas. Dua tim yang paling berpeluang memenangkan gelar bergengsi di Italia itu, AS Roma dan AC Milan, mulai melakukan ‘perang urat syaraf’. Kapten AS Roma, Francesco Totti, menyatakan bahwa timnya mampu menjegal Milan dalam perebutan Scudetto 2003/04. Menurut Totti, timnya mampu juara karena sedang dalam konsentrasi penuh. “Saya percaya kalau saya bakal mampu meraih gelar ini,” ujar Totti. “Sekarang semua orang sedang berkonsentrasi untuk mencetak sebanyak mungkin gol dan terus berada di jalur yang sama dengan Milan,” lanjut Totti. Kekalahan 2-1 dari Bologna, dua pekan lalu, sempat mengaburkan harapan Roma, namun setelah menang 3-0 atas Lecce, pekan lalu, Roma kembali percaya diri. Karena disaat bersamaan, Milan tak mampu menuai angka penuh, dan hanya mengoleksi dua angka dalam dua pertandingan terakhir.“Saya puas dengan kemenangan atas Lecce, dan gol keenam belas saya dalam pertandingan itu. Saya harap saya terus memperbaiki rekor pribadi saya, namun yang paling penting adalah mencetak gol bagi kemenangan tim saya,” lanjut pesepkbola berusia 27 tahun itu. Kebangkitan Roma muncul setelah presiden klub klub peraih Scudetto 2000, Franco Sensi, berhasil menambah modal setelah menjual trading company yang dimilikinya. Menurut Totti, presiden klubnya itu telah menerbitkan senyum di wajah masyarakat Roma. “Saya merasa senang memiliki Franco Sensi sebagai presiden klub. Upaya yang telah dilakukannya tak ubahnya seperti ‘surat cinta’ yang dikirimkan kepada Roma dan kota ini,” ujar Totti, pemain yang sebelumnya telah mengancam akan meninggalkan Roma, jika mereka tak memiliki kemampuan untuk bersaing meraih juara di tahun depan. Sementara, kubu Milan juga telah siap untuk menghadapi tantangan Totti. Menurut striker Jon Dahl Tomasson, timnya sama sekali tak khawatir atas kegagalan mereka meraup angka penuh dalam dua pertandingan terakhir. “Kami memang tak mampu mengalahkan Chievo atau Modena, namun toh kami tak kalah lawan mereka. Kami tak merasa fisik maupun psikologis kami terganggu akibat hal ini.” Dengan sisa delapan pertandingan, Milan masih unggul sembilan angka dari Roma. Namun demikian, Roma dapat memperkecil ketinggalannya menjadi enam angka, karena masih memiliki satu pertandingan lebih banyak, yaitu pertandingan derby melawan Lazio. Kini skuad Carlo Ancelotti harus berkonsentrasi agar tak tergelincir seperti halnya finalis Scudetto dua tahun terakhir, Inter Milan dan Juventus, yang gagal juara di saat-saat akhir. (mel/)










































