Kabar pendekatan Juventus terhadap Hiddink mulai mengemuka pada akhir tahun 2009. Ini terkait dengan buruknya kinerja pelatih Ciro Ferrara yang kalah lima kali dalam enam partai resmi terakhirnya. Beredar kabar bahwa masa jabatan Ferrara sebagai allenatore 'Si Nyonya Tua' tinggal seumur jagung.
Hiddink sendiri gagal membawa 'Tim Beruang Merah' lolos ke Piala Dunia 2010. Alhasil federasi sepakbola Rusia pun tengah mengevaluasi kinerjanya, yang mana hasilnya akan mereka keluarkan pekan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertemuannya mungkin akan terjadi pada akhir minggu ini atau paling mungkin minggu depan. Pada pertemuan inilah akan dibuat keputusan. Sebelum pertemuan itu tak ada keputusan apa pun yang dibuat," lanjutnya.
Oleh media di Italia sana pertemuan tersebut justru dikait-kaitkan isu mengenai hengkangnya Hiddink ke Juventus. Banyak yang memperkirakan hasil pertemuan tersebut akan memutuskan bahwa kerjasama Hiddink dan timnas Rusia berakhir. Selanjutnya Hiddink pun bisa leluasa membicarakan kontrak dengan Bianconeri.
Toh demikian, spekulasi ini tetap dibantah oleh kubu Hiddink. Mereka dengan tegas mengatakan, tak ada pembicaraan dengan kubu Juventus sampai saat ini.
"Tak ada kontak dengan Juventus saat ini. Saya tak tahu dari mana cerita ini datang bahwa Hiddink ingin membebaskan dirinya dari timnas Rusia untuk bergabung dengan Juventus."
(roz/din)











































