Sejauh musim ini, Juventus telah mengeluarkan uang sebanyak 165 ribu Euro atau setara dengan Rp 2,1 miliar hanya untuk membayar denda akibat tingkah suporternya yang buruk. Termasuk tindak rasis kepada striker Inter Milan, Balotelli, dan Catania yang disusul aksi lempar kembang api dan bakar kursi saat menjamu AC Milan.
Melihat sederet 'catatan hitam' yang dimiliki fans Bianconeri itu, otoritas Liga Italia akan mengambil langkah lebih tegas demi mencegah tindak kekerasan dalam sepakbola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, tifosi Juve masih mungkin terlihat di tribun penonton San Siro dalam laga tersebut. Keputusan otoritas Liga Italia yang hanya mengizinkan tiket pertandingan dijual di Kota Milan tidak menutup kemungkinan bagi Juventini yang tinggal di kota mode tersebut untuk membelinya.
Fans garis keras Juventus juga dihadapkan pada sanksi serupa di partai big match melawang AS Roma, akhir pekan ini. Jadi dalam laga yang digelar di Delle Alpi itu, tribun Curva Scirea dipastikan akan kosong.
Tapi tidak hanya sampai di situ saja. Partai kontra Lazio di awal akhir Januari juga dianggap beresiko. Jadi ada kemungkinan untuk menjual tiket pertandingan secara terbatas.
(din/key)










































