'Inter Jadi Lebih Baik Tanpa Ibra'

'Inter Jadi Lebih Baik Tanpa Ibra'

- Sepakbola
Rabu, 03 Feb 2010 06:10 WIB
Inter Jadi Lebih Baik Tanpa Ibra
Milan - Di awal musim, hengkangnya pemain sekaliber Zlatan Ibrahimovic disebut-sebut akan melemahkan Inter Milan. Namun dalam perjalanannya pelatih Jose Mourinho berhasil membuktikan bahwa kemampuan Nerazzurri takΒ  menurun malahan disebutnya makin baik saja.

Ibra yang menjadi tulang punggung Inter sejak kedatangannya dari Juventus pada tahun 2006 merealisasikan mimpinya untuk mencari pengalaman baru di luar Italia pada jendela transfer musim panas lalu. Dalam paket tukar guling dengan Samuel Eto'o dia hijrah ke Barcelona.

Hijrahnya Ibra itu lantas membuat banyak analis di media-media Italia melihat bahwa La Beneamata akan kesulitan menjalani musim 2009-10. Hal tersebut tak lepas dari skill mumpuni dan kontribusi besar pemain asal Swedia ini bagi Inter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibrahimovic dalam tiga musim terakhir merupakan tulang punggung di lini depan Inter.Β  Pemain yang disebut-sebut memiliki skill nyaris sempurna ini memang mempunyai kemampuan di atas rata-rata penyerang pada umumnya.

Berpostur tinggi besar, Ibra memiliki kemampuan untuk memenangi duel dengan pemain belakang lawan. Selain itu, penyerang internasional Swedia ini juga memiliki kemampuan olah bola yang mumpuni sesuatu yang jarang dimiliki pemain dengan postur seperti dirinya.

Superioritas Ibra membuat Inter selama ini dinilai terlalu bergantung pada pemain bertinggi badan 192 cm tersebut. Namun ada juga yang menilai bahwa penukaran dirinya dengan Eto'o diyakini akan membawa dampak terhadap semakin kolektifnya permainan Inter.

Dan Mourinho berhasil membuktikan tentang versi pendapat versi kedua itu. Pelatih asal Portugal ini tampak begitu luwes kala pilar-pilar Inter Absen.

Contohnya adalah saat 'Biru-Hitam' sempat kehilangan Diego Milito yang cedera dan juga play maker, Wesley Sneijder, atau yang terakhir terjadi adalah saat Eto'o absen karena mengikuti gelaran Piala Afrika, Inter tetap saja akrab dengan kemenangan.

"Tim yang kehilangan salah satu pemain terbaik di dunia tentu saja menjadi tim yang mendulang banyak dipertanyakan. Itu yang terjadi ketika kami menjual Ibra," ujar Mourinho di situs resmi Inter.

"Namun kami telah mengetahui apa yang telah kami lakukan. Kami memang belum memenangi apa pun, namun faktanya tim bermain lebih baik daripada tahun lalu, dan itu bukan suatu kebetulan," sambungnya.
(fjp/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads