Bersama Lippi, Juve sukses meraih lima scudetto, satu trofi juara Coppa Italia dan satu trofi Liga Champions. Dengan sederet prestasi tersebut wajar jika dianggap sebagai salah satu orang yang cukup "dekat" dengan Juve.
Sebelum ini, Lippi kerap memberikan komentar kala performa Juve menurun. Kala posisi Ciro Ferrara terancam, ia pun ikut memberikan sorotan. Kala itu ia menunggu solusi yang diberikan Ferrara terhadap jebloknya permainan 'Si Nyonya Tua'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, Zac masih minim gelar. Satu-satunya trofi yang pernah ia dapatkan adalah scudetto bersama Milan pada tahun 1999. Itu artinya terakhir kali ia mengangkat trofi juara nyaris berlangsung 11 tahun silam.
Meski minim prestasi, Lippi menyebut bahwa Zac tetap punya kemampuan. Setidaknya ia memiliki pengalaman yang cukup untuk bisa mengangkat Juve dari keterpurukan.
"Zaccheroni adalah peracik taktik yang ulung dan memiliki pengalaman yang bagus. Saya yakin dia bisa bagus di Juventus," ujar Lippi di Football Italia.
Harapan Lippi menarik untuk ditunggu. Namun Zac harus bekerja cepat. Posisi Juve kini kian menjauh dari tempat teratas. Saat ini mereka sudah terlempar dari empat besar dan terdampar di urutan lima klasemen.
Setelah empat pekan berurutan tak pernah meraih kemenangan, solusi dari Zac untuk Juve pun sudah ditunggu. (roz/din)











































