Aksi Mourinho itu adalah akibat dari kekecewaannya atas kepemimpinan wasit dalam laga melawan Sampdoria akhir pekan lalu. Kala itu ia menilai keputusan sang pengadil dalam memberi kartu merah untuk Ivan Cordoba dan Walter Samuel adalah sebuah hal yang kontroversial.
Tak hanya itu, Mourinho juga memutuskan untuk tak berbicara dan menghadiri konferensi pers seusai pertandingan. Hal yang juga dilakukan secara kompak oleh presiden dan pemain-pemain Inter Milan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus menjadi protagonis dari sebuah kultur yang menghormati olahraga dan tak hanya berpikir soal hasil pertandingan," tegas Abete di Football Italia.
"Saya tak suka beberapa protes dan gestur. Ketika Anda melangkah melebihi garis, Anda telah menambah level dari ketegangan, yang mana tak benar dilakukan pada saat musim tengah memasuki masa-masa penuh tensi."
"Pada masa-masa ini setiap orang harus memperlihatkan respek. Saya tak suka sepakbola yang terlalu berlebihan. Hal ini tak membawa dampak bagus ke dalam sepakbola," tukasnya.
Mourinho sendiri akhirnya harus menerima hukuman akibat sikapnya itu. Atas tindakannya tersebutlah Mourinho kini dijauhi denda larangan menemani Inter bertanding untuk tiga pertandingan plus denda 40.000 euro.
(roz/din)










































