Dalam beberapa waktu terakhir, Balotelli berkali-kali berulah. Bahkan pemain berusia 19 tahun itu sempat kepergok mengenakan kaos tim rival berat Inter, AC Milan.
Hal ini membuat pemain muda berpaspor Italia itu dibekukan dari tim oleh pelatih Jose Mourinho.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisa jadi menyadari tindakannya yang kontraproduktif, Balotelli kemudian meminta maaf atas sikapnya selama ini.
"Saya minta maaf atas situasi yang terjadi akhir-akhir ini. Saya adalah orang pertama yang menderita karena saya sangat mencintai sepakbola dan saya ingin tampil," demikian pernyataan pemain berdarah Ghana itu seperti dikutip dari situs resmi Inter.
Untuk waktu-waktu mendatang, Balotelli siap untuk menjaga ucapannya. "Saya kini akan menunggu situasinya dengan diam, jadi saya bisa kembali berguna untuk tim."
"Saya ingin meninggalkan masa lalu, menatap masa depan, dan konsentrasi penuh agar saya siap sepenuhnya menjalankan komitmen yang saya ucapkan," pungkasnya.Β
(nar/krs)










































