Aksi tersebut dilakukan Balotelli pasca laga melawan Barcelona, Rabu (21/4/2010). Akibatnya, striker keturunan Ghana itu mendapat kritikan tajam.
Kritikan itu tidak hanya datang dari pelatih dan manajer umum klub bahkan rekan se-timnya, Marco Materazzi dikabarkan menyerang pemain bernomor 46 itu. Tindakan tidak terpuji Balotelli ini juga memancing amarah dari para Interisti. Kabarnya, Balotelli yang hendak menuju mobilnya nyaris dikeroyok fans seusai pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang (kesalahannya) sulit untuk diperbaiki. Bukannya tidak mungkin tapi sesuatu harus yang harus memberi, tindakan itu seolah-olah Balotelli melakukan bunuh diri di depan umum," jelas Moratti yang dikutip Football Italia.
Balotelli dipastikan akan mendapat hukuman akibat tindakannya. Namun yang jelas, Moratti kembali menegaskan bahwa Balotelli tidak akan dijual.
"Saya tidak tahu apakah dia akan dimainkan melawan Atalanta. Ada banyak hal yang harus dilakukan. Tapi saya masih memiliki keyakinan kepada dia dan saya tidak berniat untuk menjualnya," demikian Moratti.
(krs/key)











































