Dicibirnya Balotelli oleh pendukung Inter berujung pada aksi buang kaus seusai pertandingan tersebut. Akibatnya, striker keturunan Ghana itu mendapat kritikan tajam.
Kritikan itu tidak hanya datang dari pelatih dan manajer umum klub bahkan rekan se-timnya, Marco Materazzi dikabarkan menyerang Balotelli. Tak sampai di situ, pemain bernomor 45 ini juga nyaris dikeroyok fans Inter kala berjalan menuju mobilnya di lapangan parkir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jelas bahwa dia tak senang dengan segala sorakan itu. Apakah ia akan minta maaf? Saya tak tahu," ujarnya di Football Italia.
"Mungkin para fans harus bisa memaafkannya. Apalagi, tak selamanya benar bahwa ketika dua orang yang saling peduli tengah beradu argumen, salah satunya harus meminta maaf," tukas Raiola.
(roz/din)










































