Ketika Moratti Berhemat

Ketika Moratti Berhemat

- Sepakbola
Jumat, 16 Jul 2010 04:43 WIB
Ketika Moratti Berhemat
Milan - Biasanya, Massimo Moratti adalah sosok royal yang tak ragu menghamburkan uang untuk membeli pemain mana pun. Namun, untuk musim depan, Moratti memilih untuk berhemat.

Sebagai seorang taipan minyak, Moratti kerap tak berpikir dua kali untuk mengeluarkan uang bagi Inter Milan. Baginya, asal Inter tambah kuat maka harga mahal pun tak masalah. Wajar jika ada beberapa bintang yang keluar-masuk dari skuad Inter.

Tapi tampaknya Moratti sudah cukup puas dengan skuad yang dimiliki La Beneamata saat ini. Skuad yang membawa mereka menjadi treble winner musim lalu. Meski ada beberapa pemain yang diincar, seperti Javier Mascherano, Inter terlihat tak mau gegabah membeli atau menjual pemain. MorattiΒ  menyesuaikannya dengan kebutuhan tim dan keuangan yang dimiliki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemampuan, semangat berkorban, dan keberuntungan. Jadi sekarang mari berharapΒ  tiga hal tersebut berjalan beriringan lagi dan mari berharap itu dengan sedikit transfer yang tepat kita dapat menjaga kelompok itu memberi kita kepuasan yang besar," ungkapnya seperti dirilis di situs resmi Inter Milan.

"Kami pasti akan sangat berhati-hati secara ekonomi, terutama mengingat aturan UEFA yang akan mulai berlaku beberapa tahun ke depan," terangnya.

Inter tengah berminat membeli Javier Mascherano. Namun, salah satu pemain mudanya, Mario Balotelli, juga sedang diincar 2 klub besar Inggris, Manchester United dan Manchester City.

Menanggapi hal tersebut, tampaknya Moratti lebih memilih memaksimalkan pemain yang dipunyai. Ia akan membeli pemain sesuai dengan taktik pelatih dan kemampuan finansial tim, termasuk dalam hal pembelian Mascherano atau penjualan Balotelli.

"Manchester United dan Manchester City adalah dua klub yang serius telah menawarkan harga kepada kamiuntuk diputuskan jika nilai tersebut sesuai. Untuk sementara, kami jauh dari solusi tersebut," ungkapnya.

"Mascherano pemain yang cerdas, tapi kami memiliki pemain yang baik dan cerdas dalam posisinya, jadi kita perlu melihat seberapa besar pemain yang bersangkutan diperlukan untuk taktik pelatih.Β  Setelah itu, kita perlu untuk melihat kemungkinan untuk membelinya."

(roz/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads